Hai kamu..
Begitu banyak kata maaf yg ingin tersampaikan..
Maaf tak bisa jadi seseorang yg slalu ada untukmu. Maaf tuk jadi aku yg mudah menyerah. Maaf tak ada kata penjelasan d antara kita.
Bukan mau ku mendua. Hanya maaf tak bisa ku lanjutkan karna orangtua. Klise memang. Dan terkesan mencari pembelaan. Tapi itu memang pada nyatanya.
Jika dngan kamu yg melihat banyak salah dan kurangku bisa membuatmu menjauh. Tak apa aku rela, karna jujur tak mampu aku berucap segala hal nyata.
Bukan apa, tpi lebih baik kau kenal aku yg tidak setia aku yg penuh cela. Dari pada permikiran itu tertuju untuk mereka. Seluruh nafas dan jiwaku.
Sayang.. iya sayang ku masih untukmu selalu.
Pasti bulshit mnurutmu, omongkosong. Karna jika ku benar sayang takkan mampu ku sakit i mu.
Tapi percayalah, lebihbaik kau lupakan aku dngan anggapan itu. Daripada kau lupakan aku tanpa celaku. Karna mudah melupakan seseorang bersama noda hitamnya. Daripada melupakan orang tapi masih dngan rasa sayangnya.
Maaf karnaku mengukir luka dalam.
Percayalah. Meski kini kita tiada bersatu. Kau untukku, aku untukmu. Entah dalam bentuk apapun itu.
Selamat tinggal. Dan terimakasih kesayangan hatiku.
#R
Kamis, 17 September 2015
Memori kelabu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar