Selamat malam petualang. Ahh.. aku tak sabar menanti esok tiba. Aku tak sabar menanti jajak petualanganmu di hidupku.
Kamu yang mampu mengajarkan warna. Warna keberanian, warna kesetiakawanan, warna kekompakan, warna kebersamaan serta warna warni lainnya.
Duhai petualang, bila kau akan sampai di lika liku hidupku??
Mengapa sebegini lama kau tersesat di jalur terjal itu?? Tidakkah kau juga penasaran akan medan hidupku?? Berjalan bersamaku meniti tangga demi tangga, meniti jalan demi jalan setapak, menyelam dalam lautan pahit manisnya air mata??
Duhai petualang, siapapun dan bagaimanapun dirimu. Tolong jagalah dirimu di tiap perjalananmu, hingga tiba saatnya kau hadir dihidupku. Tolong jadilan penunjuk arahku, tolong jadilah kamus besarku, dan tolong jadilah pelindungku dari hewan" buas dalam hutan gelap itu.
Duhai petualang, biar tak ku tau namamu, biar mata ini belum mengenal sosokmu, biar telingga ing belum mendengar suaramu, biar hidung ini belum mencium aroma tubuhmu, bahkan tangan ini sama sekali belum pernah menyentuhmu.
Tapi sungguh hati ini merindukan dirimu, hati ini selalu memanggil sosokmu petualangku. Benak ini selalu menyuarakan tentangmu. Bahkan batin ini selalu meneriakkan rindunya untukmu.
Dan petualangku. Disini dalam diamku menantikan dirimu, Petualangku semoga lekas rindu ini berbalas indah dengan bertalinya benang merah dan putih itu.
Kini dalam do'a ku hanya mampu berpasrah, berserah kepadaNya tentang akhir pertemuan kita... :) :')
Selasa, 21 Juli 2015
Petualang
Langganan:
Komentar (Atom)